Semalam aku memimpikannya...
Entah apa yang membawaku ke sana..
Dalam mimpiku,
Dia akan menikahi wanita lain
Mendengarnya saja hati ini sudah tak karuan
Air mata pun tak tertahan
"Kenapa harus sedih?
Memangnya dia siapamu?" , kata hatiku...
Ya, aku memang bukan siapa-siapa untuknya..
Begitu juga dia...
Dia bukan milikku
Mulai sekarang, aku akan belajar untuk tidak memikirkannya
Hai hatiku!
Setiap kau memikirkannya, pikirkan lagi,,,
Dia, tidak pernah memikirkanmu.
Dia hanya datang sesekali saat dia ingin.
Jadi, kau harus melupakannya ya hatiku?!!!
Harus.
Saturday, 28 May 2016
Marriage
Tuesday, 24 May 2016
Electric
Pagi ini tiba-tiba aku memikirkannya lagi...
Ya, aku merindukannya...
Tarik nafas sejenak...
Tahan... hembuskan...
OK. Stop.
Just feel it...
And draw it on my book...
Ya, kegiatan siang lanjut seperti biasa..
Dan...
Nada deringnya berbunyi pelan...
Oh, God...
It's him...
I don't know what's wrong with me...
My hands was cool suddenly
And my heart beat faster
It is not first time,
It happens some times,
Everytime I say,
I miss him, God...
And then, he calls...
Monday, 16 May 2016
Come again
Diawali miss call pagi hari...
Aku sengaja membiarkannya...
Biasanya, aku langsung sms begitu tau dia mencariku via telfon...
Tapi tidak untuk kemarin pagi..
Aku belajar cuek...
Karna aku masih ingat jelas rasanya dipermainkan...
Malamnya dia sms...
Baru itu aku balas...
Berjalan seperti biasa...
Dan tadi pagi, dia kembali menelfonku...
Sampai akhirnya perbincangan hari ini berakhir saat aku tidak lagi membalas smsnya...
Aku kesal..
Dia suka datang dan pergi seenaknya..
Dia pikir dia siapa mempermainkan perasaanku...
Sudah ya hatiku..
Jangan memikirkannya lagi...
Biarkan dia dengan wanitanya...
Kalau dia berkata dia merindukanmu,
Jangan hiraukan..
Karna itu hanya akan membuatmu kesal...
Thursday, 12 May 2016
Stop it...
Siang ini aku lihat dia memakai gambarmu sebagai identitasnya...
Okee, aku sadar sekarang. . .
Tidak perlu lagi ada apa-apa antara kita
Kamu dan aku
Kita berteman biasa sekarang
Aku tidak akan bercerita apa pun lagi denganmu
Aku tidak akan berbagi apa pun tentang hidupku
Hidupku adalah milikku
Hidupmu adalah milikmu
Tak perlu ada perhatian antara kita
Harapan harapan yang pernah aku panjatkan tentang kami
Tolong batalkan, Tuhan
Aku tidak mau lagi bertemu dengannya
Aku akan hidup normal lagi tanpa memikirkannya
Tuesday, 10 May 2016
Finally, you called me
Akhirnya...
Aku dengar suaramu lagi hari ini...
Entah kenapa...
Itu memberiku semangat pagi...
Berbicara...
Bercanda...
Mengeluh kesal...
Sampai memberi sedikit perhatian...
Aku berharap,
Selamanya kita baik seperti ini
Selamanya kita saling cerita
Selamanya kita saling bahagia
Terima kasih telah menjadi sosok yang mau berada di sisiku
Meski jauh
Meski sering kau menyebalkanku
Semoga Tuhan selalu menyertai langkah hidupmu...
Kamu,
Sahabat baikku
Friday, 6 May 2016
Janjinya
Senin lalu ada seseorang yang berjanji padaku.
Ia akan usahakan datang jumat ini.
Ia bilang sangat merindukanku.
Ia bilang ingin menemaniku nonton aadc2.
Ia bilang akan mengabari jadi tidaknya.
Tapi,
Sampai malam ini, satu pesan singkat pun tidak ada.
Ya, mana mungkin ia ingat.
Memangnya aku siapa?
Mungkin saja sekarang ia sibuk dengannya.
Hatiku, sadarlah...
Tidak perlu kau menunggu janji seseorang itu..
Oke?
Thursday, 5 May 2016
Mencintai kehilangan by Anandito
Berjalan berlari hati tertindih
Sulit tapi harus aku putuskan
Jalanmu jalanku belum sempurna
Biar masa depan yang sempurnakan
Suara suara batinku melepaskanmu
Lirih lirih jiwaku membasuh pilu
Reff:
Takdir yang Kau beri menguji hatiku
Terasa menyesakkan kehilangan ini
Tangis yang Kau beri membuka mataku
Bahwa cinta yang sebenar cinta hanya ada satu
Karna kehilangan ini ku mampu mendekat kepada-Mu
Daun terjatuh di hadapanku
Belajar menerima belajar menerima semuanya
Monolog:
Assalamualaikum
Aku sempat berpikir untuk memilihmu menjadi pendamping hidupku
Sampai saat ini keyakinan itu tumbuh dan membesar dalam hatiku
Tapi ada kalanya keyakinan tak sesuai dengan kenyataan
Atau memang waktu yang menunggu untuk membuktikan
Masih ada impian besar yang harus aku kejar
Tak perlu ada ikatan apa pun antara kita
Kita tak perlu saling menunggu
Kita hanya perlu belajar untuk saling melepaskan dan menerima ketentuan-Nya
Wednesday, 4 May 2016
Kenapa denganku?
Kenapa denganku...?
Kenapa aku terus memikirkannya..?
Ya, sampai saat ini...
Kenapa denganku...?
Kenapa seakan aku merindukannya...?
Ya, rindu perhatiannya...
Membaca kembali kisah yang pernah ada...
Hanya itu caranya...
Ingin mengungkapkan...
Tapi akal tidak mengijinkan...
Belajar menahan...
Ya, itu yang ku lakukan
Dengarlah hatiku
Yaa...
Datang lagi... lalu hilang...
Kenapa kamu suka mempermainkan hatiku?
Hatiku...
Tolonglah... jangan lagi tergoda...
Jangan lagi memikirkannya...
Ingat, kecewa yang pernah kamu rasa...
Hatiku...
Sudah, lupakan dia...
Ingat, ada yang menantimu di sana...
Dan ada yang menantinya juga...
Tuesday, 3 May 2016
Failure
Ini adalah titik dimana aku mengalami satu kegagalan dalam mimpi besarku...
Sampai hari ini...
Sulit rasanya untuk bangkit kembali...
Sulit rasanya untuk menumbuhkan semangat lagi...
Percaya diri terkikis seiring kegagalan yang terjadi...
Kecewa masih saja menguasai...
Merasa Tuhan tidak menyayangi
Merasa ini cara Tuhan menghukum diri
Katanya...
Setiap yang Tuhan putuskan adalah yang terindah
Tapi entahlah...
Aku masih belum menemukannya
In my dream
Aku benci kamu menyita pikiranku
Aku benci kamu datang lalu menghilang sesukamu
Aku benci rindu ini untukmu
Aku benci saat....
Kamu datang dengan senyummu
Kamu datang dengan ceriamu
Kamu datang mengusap kepalaku
Kamu datang memelukku
Tapi itu hanya di mimpiku
Ya, lagi-lagi kamu hadir di situ
Kamu, kenapa jahat padaku?
Monday, 2 May 2016
Destiny?
Pagi tadi tiba-tiba kamu muncul lagi dengan panggilan telfonmu... kita ngobrol beberapa waktu lamanya.. aku tanggapi dengan biasanya.. seakan lupa kalau kecewa itu pernah ada... tak lama dari berakhirnya telfon, kamu mengirim pesan berisi rangkaian kata rindu... dan... pengumuman plan A.ku aku tahu dari kamu... Rupanya Tuhan belum mengijinkan aku menjalankan plan A.ku.. Dia hanya memberi kesempatan itu padamu... Jujur, perasaanku pertama kali adalah aku kecewa dengan yang Tuhan putuskan padaku... Tapi, ya sudahlah... yakini dan ikhlaskan ini yang terbaik... Hidup masih terus berjalan... Teringat 13 Juli 2015, saat aku dan kamu menuliskan rencana hidup kita berdua... Plan A.ku jadi milikmu sekarang... dan aku akan jalankan plan B.ku... tanpa kamu... ya, tanpa kamu...
Mungkin Tuhan menjauhkan aku dan kamu supaya aku benar-benar bisa memperbaiki diri... Hingga saat yang tepat menurutNya, kita dapat melihat takdir apa yang Dia berikan untuk kita...
Maafkan aku Tuhan kalau aku sempat kecewa padaMu...
Ampuni semua salahku...
Bimbing slalu aku dalam dekapanMu...
Untuk dia yang akan jauh di sana, ku mohon jagalah hati dan raganya...
Berikan kami kesuksesan dalam menjalani kehidupan di dunia...
Sampai saat kami akan meraih surga sesuai kehendakMu... aamiin...