Empat i ....
Aku kangen...
Kangen
Kangen...
Aku butuh kamu
Untuk meredam kegalauanku
Aku butuh kamu
Untuk menepis kegelisahanku
Aku butuh kamu
Untuk menyemangatiku
Aku butuh kamu
....
Wednesday, 30 November 2016
Kangen
Tuesday, 29 November 2016
Kamu yang paling
Dari semua
Hanya kamu yang paling bisa menghargai aku
Dari semua
Hanya kamu yang paling bisa menerima aku
Caramu memperlakukanku
Layaknya seorang pria berlaku pada wanitanya
Kelembutan
Keceriaan
Kekanakan
Kegilaan
Kedewasaan
Dan
Kepedulian
Semua aku rindukan...
Dari semua
Hanya kamu yang paling bisa menjadikanku wanita manja
Aku... Merindukanmu...
Empat I...
Tuesday, 22 November 2016
Sejujurnya
Sejujurnya...
Aku butuh kamu saat ini
Sejujurnya...
Kamu yang benar-benar bisa memberiku semangat setiap hari
Sejujurnya...
Tidak Ada teman yang lebih memahamiku selain kamu empat i
Itu dulu...
Sekarang?
Aku bisa Apa?
Kabar darimu Sudah tak Ku dengar lagi
Janji itu memaksaku menjauhi
Empat i, Apa kau Sudah tidak memikirkanku?
Sejujurnya....
Aku merindukanmu
Friday, 18 November 2016
Masih
Masih...
Aku memikirkanmu dengan tiba-tiba
Masih...
Aku merindukanmu hadir di duniaku
Masih...
Aku teringat hal-hal yang Kita lalui dulu
Mendengar nyanyianmu di Jalan...
Mendengar celotehanmu...
Merasakan hangat genggaman tangan itu
Tuhan,
Bagaimana ini?
Aku masih merindukannya...
Wednesday, 2 November 2016
(Masih) Merindumu
Sampai saat ini...
Aku berusaha untuk tidak memikirkanmu...
Tapi nyatanya...
Bayangan itu hadir kembali dalam kenanganku...
Sampai saat ini...
Aku tidak ingin lagi merindumu...
Tapi nyatanya...
Hati tiba-tiba menyebut namamu...
Kamu yg biasa mengganggu...
Memanggil-manggil nama kesayangan itu...
Sudah tidak lagi terdengar kabar tentangmu
Kamu benar-benar menghilang tanpa ku tahu..
Tidak ada lagi cerita yang bisa ku bagi denganmu
Hanya Dia yang bisa mendengar kejujuranku
Aku (masih) merindumu
November 2nd 2016
Friday, 5 August 2016
Chukae
Aug 5th 2016
Hari ini usiamu genap 26
Banyak suka yang kau rasakan
Dan mungkin juga penuh perjuangan
Lelah gembiramu tak bisa ku dengar lagi, tapi
Aku tetap mendoakan setulus hati
Bahagia, sukses, sehat senantiasa dilimpahkan Sang Ilahi
Untukmu, dengan empat huruf i
Thursday, 28 July 2016
You had my dream
Tuesday, July 26th 2016
Malam ini aku baikan dengan dia
Kekesalanku padanya, aku tepikan
Aku mengalah karena dia ku rindukan...
Ya, malam ini aku sangat merindukan
Aku bersihkan diri, bersiap lewati malam
Aku tutup mata dan terlelap...
Entah berapa lama detik terlewati
Aku terbangun dengan gelisah
Aku bukan mendapati dia di mimpiku...
Aku (lagi-lagi) justru melihat kamu
Kamu yang bahkan tidak aku pikirkan sebelum itu
Dalam mimpiku, aku menghindarimu
Tapi, kamu justru mengejarku...
Aku tidak mampu menahan air mata
Saat kamu mampu hentikan langkah
Dekapan yang pernah tulus ku rasakan di hari itu
Ku rasakan kembali dalam mimpiku
Aku semakin terisak...
Kamu terus mendekap...
Kamu beri ketenangan melalui kening seperti waktu itu
Heyy, hatiku!
Kamu kenapa lagi?
Kapan kamu berhenti memikirkan laki-laki itu?
Kamu bahkan membawa dia ke alam bawah sadarku.
Heyy, hatiku!
Aku tahu dia akan pergi jauh dari negeri ini
Bahkan, sebelum dia bisa menepati janjinya padamu kan?
Sudahlah, hatiku!
Ikhlaskan dia.
Jangan kamu pikirkan lagi.
Kamu harus bahagia ya hatiku?!
Kamu pasti tahu caranya.
Ya, ikhlaskan dan berdoalah untuk kebaikannya di sana..
Kamu, semoga Tuhan senantiasa melindungimu dimana pun kamu...
Semoga Tuhan senantiasa menyehatkan dan membahagiakan kamu...
Aku, tidak pernah menyesal pernah mengenalmu...
Bagaimana pun buruknya kamu, aku akan baik untukmu...
Tuesday, 19 July 2016
Justru kamu
Tuesday, July 19th 2016
Aku kecewa
Aku pasrah
Aku tak mampu menahan air mata
Semua karena laki-laki itu
Tapi, aku justru mengingatmu
Kamu yang pernah memintaku
Untuk tetap tinggal di sampingmu
Kamu yang sampai detik ini tak mampu aku benci
Setiap tangisku, aku memanggilmu
Berharap berbagi risau hati
Berharap mendapat semangat untuk hidup ini
Tidakkah di sana kamu pernah memikirkan aku?
Aku...
Merindumu...
Saturday, 16 July 2016
Teringat
Sunday, July 17th 2016
Duduk... diam.. menunggu...
Mendengar teriakan nama kota-kota
Lalu lalang orang mencari rejeki
Hingga berjalan menyusuri
Kenangan itu bangkit kembali
Kita tertawa...
Tangan saling menggenggam...
Kata-kata manja menenangkan...
Tak terasa mata ini berkaca-kaca..
Menetes sudah...
Seandainya kamu tahu...
Saat itu aku begitu percaya...
Aku begitu tulus melakukan semua...
Tapi setelah hati ini kecewa...
Aku hanya bisa pasrah...
Seburuk apa pun orang berkata tentang kamu...
Aku tidak membencimu...
Aku hanya ingin menjauh...
Karena aku tidak bisa menerima
Aku bukan pilihan mu...
At bus station
Saturday, 2 July 2016
Sabtu kemarin
Dia datang lagi...
Line...
Dia menyapaku dengan salam...
Aku hanya berniat membalas salamnya saja...
Lalu dia balas lagi dengan bla bla bla
Aku hanya read...
Dia kirim pesan lagi...
Aku masih sama..
Hanya read...
Merasa bersalah aku tak mengacuhkannya
Tapi bagaimana lagi, Tuhan?
Kalau aku balas... kami akrab lagi... lalu dia pergi lagi sesuka hati...
Aku yang akan sakit...
Maaf Tuhan...
Aku tidak ingin sebenarnya memutus silaturrahmi ini...
Maafkan aku, Tuhan..
:-(
Thursday, 30 June 2016
Belajar memaafkan dan mengikhlaskan
Memaafkan memang mudah diucapkan...
Tapi kalau sampai saat ini aku masih mengingat kesalahannya
Apa bisa dikatakan aku sudah memaafkan?
Membuat janji adalah hal yang mudah dilakukan
Tapi manusia mungkin lupa
Setiap janji yang pernah disampaikan akan tetap menjadi hutang bila tidak ditunaikan
Tidak hanya hutang saat di dunia, tetapi di akhirat pun Tuhan akan meminta pertanggungjawaban
Tidak ingin ini membebaninya
Aku terus belajar melupakan
Ya, melupakan janji yg seharusnya dia tepati
Thursday, 9 June 2016
Kamu
Setiap momen yang ku lalui dengan kamu
Sulit rasanya aku lupakan
Semuanya begitu berkesan
Apa alasannya?
Aku juga tidak tahu...
Mungkin karena rasa nyaman
Mungkin karena terlalu singkat kedekatan kita
Kamu pernah mengatakan
Waktu itu adalah hadiah paling berharga
Ya, aku percaya itu saat bersamamu
Karena sedikit sekali waktu yang kamu berikan buat aku
Tapi, semua itu masih lekat dalam ingatan
Jalan-jalan sore menikmati dinginnya kota sebrang
Jalan-jalan sore menikmati pemandangan pedesaan
Sampai
Caramu memperlakukanku saat aku makan
Caramu menatapku dengan kasih sayang
Caramu mengecup keningku dengan ketulusan
Semua sulit aku lepaskan
Kamu,
Apakah saat itu yang aku rasa benar?
Atau kamu hanya melakukan sebuah drama?
Aku harus bagaimana Tuhan?
:-(
Thursday, 2 June 2016
Sejak itu
Sejak dia mulai muncul dengan aplikasi maya...
Aku tahu dia mencariku hanya saat dia ingin...
Aku berusaha untuk tidak mencarinya lagi...
Aku berusaha untuk tidak memikirkannya lagi...
Aku berusaha untuk tidak akan merindukannya lagi..
Tapi aku gagal..
Pagi ini sesaat membuka mata..
Aku tiba-tiba teringat dia...
Kenapa ini terasa sulit...
Tidakkah cukup bukti kalau kau bukan siapa-siapa dalam hatinya...
Sadarlah hatiku...
Jangan bodoh...
Saturday, 28 May 2016
Marriage
Semalam aku memimpikannya...
Entah apa yang membawaku ke sana..
Dalam mimpiku,
Dia akan menikahi wanita lain
Mendengarnya saja hati ini sudah tak karuan
Air mata pun tak tertahan
"Kenapa harus sedih?
Memangnya dia siapamu?" , kata hatiku...
Ya, aku memang bukan siapa-siapa untuknya..
Begitu juga dia...
Dia bukan milikku
Mulai sekarang, aku akan belajar untuk tidak memikirkannya
Hai hatiku!
Setiap kau memikirkannya, pikirkan lagi,,,
Dia, tidak pernah memikirkanmu.
Dia hanya datang sesekali saat dia ingin.
Jadi, kau harus melupakannya ya hatiku?!!!
Harus.
Tuesday, 24 May 2016
Electric
Pagi ini tiba-tiba aku memikirkannya lagi...
Ya, aku merindukannya...
Tarik nafas sejenak...
Tahan... hembuskan...
OK. Stop.
Just feel it...
And draw it on my book...
Ya, kegiatan siang lanjut seperti biasa..
Dan...
Nada deringnya berbunyi pelan...
Oh, God...
It's him...
I don't know what's wrong with me...
My hands was cool suddenly
And my heart beat faster
It is not first time,
It happens some times,
Everytime I say,
I miss him, God...
And then, he calls...
Monday, 16 May 2016
Come again
Diawali miss call pagi hari...
Aku sengaja membiarkannya...
Biasanya, aku langsung sms begitu tau dia mencariku via telfon...
Tapi tidak untuk kemarin pagi..
Aku belajar cuek...
Karna aku masih ingat jelas rasanya dipermainkan...
Malamnya dia sms...
Baru itu aku balas...
Berjalan seperti biasa...
Dan tadi pagi, dia kembali menelfonku...
Sampai akhirnya perbincangan hari ini berakhir saat aku tidak lagi membalas smsnya...
Aku kesal..
Dia suka datang dan pergi seenaknya..
Dia pikir dia siapa mempermainkan perasaanku...
Sudah ya hatiku..
Jangan memikirkannya lagi...
Biarkan dia dengan wanitanya...
Kalau dia berkata dia merindukanmu,
Jangan hiraukan..
Karna itu hanya akan membuatmu kesal...
Thursday, 12 May 2016
Stop it...
Siang ini aku lihat dia memakai gambarmu sebagai identitasnya...
Okee, aku sadar sekarang. . .
Tidak perlu lagi ada apa-apa antara kita
Kamu dan aku
Kita berteman biasa sekarang
Aku tidak akan bercerita apa pun lagi denganmu
Aku tidak akan berbagi apa pun tentang hidupku
Hidupku adalah milikku
Hidupmu adalah milikmu
Tak perlu ada perhatian antara kita
Harapan harapan yang pernah aku panjatkan tentang kami
Tolong batalkan, Tuhan
Aku tidak mau lagi bertemu dengannya
Aku akan hidup normal lagi tanpa memikirkannya
Tuesday, 10 May 2016
Finally, you called me
Akhirnya...
Aku dengar suaramu lagi hari ini...
Entah kenapa...
Itu memberiku semangat pagi...
Berbicara...
Bercanda...
Mengeluh kesal...
Sampai memberi sedikit perhatian...
Aku berharap,
Selamanya kita baik seperti ini
Selamanya kita saling cerita
Selamanya kita saling bahagia
Terima kasih telah menjadi sosok yang mau berada di sisiku
Meski jauh
Meski sering kau menyebalkanku
Semoga Tuhan selalu menyertai langkah hidupmu...
Kamu,
Sahabat baikku
Friday, 6 May 2016
Janjinya
Senin lalu ada seseorang yang berjanji padaku.
Ia akan usahakan datang jumat ini.
Ia bilang sangat merindukanku.
Ia bilang ingin menemaniku nonton aadc2.
Ia bilang akan mengabari jadi tidaknya.
Tapi,
Sampai malam ini, satu pesan singkat pun tidak ada.
Ya, mana mungkin ia ingat.
Memangnya aku siapa?
Mungkin saja sekarang ia sibuk dengannya.
Hatiku, sadarlah...
Tidak perlu kau menunggu janji seseorang itu..
Oke?
Thursday, 5 May 2016
Mencintai kehilangan by Anandito
Berjalan berlari hati tertindih
Sulit tapi harus aku putuskan
Jalanmu jalanku belum sempurna
Biar masa depan yang sempurnakan
Suara suara batinku melepaskanmu
Lirih lirih jiwaku membasuh pilu
Reff:
Takdir yang Kau beri menguji hatiku
Terasa menyesakkan kehilangan ini
Tangis yang Kau beri membuka mataku
Bahwa cinta yang sebenar cinta hanya ada satu
Karna kehilangan ini ku mampu mendekat kepada-Mu
Daun terjatuh di hadapanku
Belajar menerima belajar menerima semuanya
Monolog:
Assalamualaikum
Aku sempat berpikir untuk memilihmu menjadi pendamping hidupku
Sampai saat ini keyakinan itu tumbuh dan membesar dalam hatiku
Tapi ada kalanya keyakinan tak sesuai dengan kenyataan
Atau memang waktu yang menunggu untuk membuktikan
Masih ada impian besar yang harus aku kejar
Tak perlu ada ikatan apa pun antara kita
Kita tak perlu saling menunggu
Kita hanya perlu belajar untuk saling melepaskan dan menerima ketentuan-Nya
Wednesday, 4 May 2016
Kenapa denganku?
Kenapa denganku...?
Kenapa aku terus memikirkannya..?
Ya, sampai saat ini...
Kenapa denganku...?
Kenapa seakan aku merindukannya...?
Ya, rindu perhatiannya...
Membaca kembali kisah yang pernah ada...
Hanya itu caranya...
Ingin mengungkapkan...
Tapi akal tidak mengijinkan...
Belajar menahan...
Ya, itu yang ku lakukan
Dengarlah hatiku
Yaa...
Datang lagi... lalu hilang...
Kenapa kamu suka mempermainkan hatiku?
Hatiku...
Tolonglah... jangan lagi tergoda...
Jangan lagi memikirkannya...
Ingat, kecewa yang pernah kamu rasa...
Hatiku...
Sudah, lupakan dia...
Ingat, ada yang menantimu di sana...
Dan ada yang menantinya juga...
Tuesday, 3 May 2016
Failure
Ini adalah titik dimana aku mengalami satu kegagalan dalam mimpi besarku...
Sampai hari ini...
Sulit rasanya untuk bangkit kembali...
Sulit rasanya untuk menumbuhkan semangat lagi...
Percaya diri terkikis seiring kegagalan yang terjadi...
Kecewa masih saja menguasai...
Merasa Tuhan tidak menyayangi
Merasa ini cara Tuhan menghukum diri
Katanya...
Setiap yang Tuhan putuskan adalah yang terindah
Tapi entahlah...
Aku masih belum menemukannya
In my dream
Aku benci kamu menyita pikiranku
Aku benci kamu datang lalu menghilang sesukamu
Aku benci rindu ini untukmu
Aku benci saat....
Kamu datang dengan senyummu
Kamu datang dengan ceriamu
Kamu datang mengusap kepalaku
Kamu datang memelukku
Tapi itu hanya di mimpiku
Ya, lagi-lagi kamu hadir di situ
Kamu, kenapa jahat padaku?
Monday, 2 May 2016
Destiny?
Pagi tadi tiba-tiba kamu muncul lagi dengan panggilan telfonmu... kita ngobrol beberapa waktu lamanya.. aku tanggapi dengan biasanya.. seakan lupa kalau kecewa itu pernah ada... tak lama dari berakhirnya telfon, kamu mengirim pesan berisi rangkaian kata rindu... dan... pengumuman plan A.ku aku tahu dari kamu... Rupanya Tuhan belum mengijinkan aku menjalankan plan A.ku.. Dia hanya memberi kesempatan itu padamu... Jujur, perasaanku pertama kali adalah aku kecewa dengan yang Tuhan putuskan padaku... Tapi, ya sudahlah... yakini dan ikhlaskan ini yang terbaik... Hidup masih terus berjalan... Teringat 13 Juli 2015, saat aku dan kamu menuliskan rencana hidup kita berdua... Plan A.ku jadi milikmu sekarang... dan aku akan jalankan plan B.ku... tanpa kamu... ya, tanpa kamu...
Mungkin Tuhan menjauhkan aku dan kamu supaya aku benar-benar bisa memperbaiki diri... Hingga saat yang tepat menurutNya, kita dapat melihat takdir apa yang Dia berikan untuk kita...
Maafkan aku Tuhan kalau aku sempat kecewa padaMu...
Ampuni semua salahku...
Bimbing slalu aku dalam dekapanMu...
Untuk dia yang akan jauh di sana, ku mohon jagalah hati dan raganya...
Berikan kami kesuksesan dalam menjalani kehidupan di dunia...
Sampai saat kami akan meraih surga sesuai kehendakMu... aamiin...
Friday, 15 April 2016
Kamu
Kamu,
Ya kamu.
Sesuka hati datang meminta perhatian
Kamu,
Ya kamu.
Tiba-tiba hadir memberi perhatian
Kamu,
Ya kamu.
Selalu begitu lalu menghilang
Thursday, 14 April 2016
Sejenak itu mengingatkanku
Terhentak hatiku melihat foto itu...
Ya, itu menyadarkanku
Dialah yang memilikimu
Kamu...
Bukan lagi siapa siapaku
Kamu...
Hanya sebatas teman baikku
Kamu...
Hanya seseorang yang selalu menyayangiku...
Seseorang yang selalu merindukanku...
Ya, itu katamu...
Aku, hanya ingin tetap baik denganmu...
Sambil menunggu takdir yang Tuhan tuliskan untuk kamu dan aku...
Wednesday, 13 April 2016
Masihkah ini cinta?
Wed,April 13th 2016
Mulai menjalin kembali komunikasi yang baik dengan kamu sejak 5 april 2016. Waktu dimana Tuhan, menuliskan namaku dan namamu dalam lembar yang sama. Sebenarnya, perasaan kesal ini masih ada. Tapi, entah kenapa, aku selalu bisa memaafkan kamu. Ya, kamu yang dulu pernah mengecewakanku. Kamu yang selalu bilang masih menyayangiku tapi tidak pernah bisa memperjuangkanku. Karena kenapa? Kamu memiliki dia. Dia yang lebih dulu bersamamu.
Hari ini, saat kamu cerita sedang sakit, aku mengkhawatirkanmu. Aku ingin sekali bilang padamu, ceritakan semua sakitmu padaku. Karena aku (masih) memikirkanmu.
Tuhan, apa aku masih menyayangi dia?
Entah kenapa, aku merasa hanya dia yang akan bisa menerima semua tentangku.
Tapi, aku tidak bisa terus terbawa perasaan ini. Aku punya seseorang di sana yang menantiku. Dan dia pun memiliki seseorang yang mengharapkannya.
Tuhan, apa pun kehendakMu, aku yakin itu yang terbaik. Ku mohon, lindungi dia selalu dalam dekapanMu. Beri dia kesehatan dan keselamatan. Sukseskan hidupnya dengan ridhaMu. Aku rasa aku menyayangi dia dan aku akan simpan ini semua dalam diam.